Korut Kembali Kirim Balon Pembawa Sampah ke Korsel

Jakarta, IDM - Pihak militer Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa Korea Utara (Korut) kembali mengirimkan balon-balon pembawa sampah ke negaranya pada beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Yonhap, Selasa (25/6), Kepala Staf Gabungan Korsel (Joint Chiefs of Staff/JCS) mengatakan sejumlah balon yang diterbangkan Korut itu bergerak ke Provinsi Gyeonggi, wilayah perbatasan kedua negara. Ia pun menghimbau masyarakat untuk tidak menyentuh balon yang jatuh dan melaporkannya kepada pihak militer maupun kepolisian.
Baca Juga: Korut Kritik AS yang Terus Dukung Ukraina
Peluncuran terbaru ini terjadi setelah Kim Yo-jong, pejabat penting sekaligus adik perempuan Presiden Korut pada Jumat lalu mengisyaratkan akan mengirimkan lebih banyak balon sebagai tanggapan terhadap selebaran anti-Pyongyang yang diluncurkan oleh aktivis Korsel pada malam sebelumnya.
Kementerian Unifikasi Korsel juga mengatakan pihaknya mendeteksi puluhan balon pembawa berbagai jenis sampah termasuk plastik dan kain bekas hingga parasit seperti cacing.
Baca Juga: Korsel Temukan Sampah Plastik Hingga Parasit dalam Balon yang Dikirim Korut
Selama beberapa tahun, para aktivis serta warga Korut yang melarikan diri ke Korsel telah mengirimkan selebaran anti-Pyongyang menggunakan balon, yang bertujuan untuk mendorong warga Korut untuk bangkit melawan pemerintahan Kim Jong Un yang sangat mengekang.
Sementara, Korut sangat menentang kampanye propaganda tersebut, sehingga mereka melakukan tindakan balasan dan menegaskan tidak akan berhenti jika Korsel terus memprovokasi. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































