Korut Diduga Retas Data Senjata Laser Milik Korsel

Jakarta, IDM - Otoritas keamanan Korea Selatan (Korsel) sedang menyelidiki kasus terkait kelompok peretas dari Korea Utara (Korut), yang diduga telah mencuri data dari belasan entitas termasuk informasi dari sektor pertahanan terkait laser anti-pesawat.
Dilansir dari Reuters, Senin (18/12), Kepala tim penyelidik Korsel Jeong Jin-ho mengatakan bahwa penyelidikan itu dilakukan bekerja sama dengan Biro Investigasi Federal AS atau FBI. Mereka mencoba untuk mengetahui sejauh mana data yang diperoleh oleh kelompok yang dikenal sebagai Andariel.
Baca Juga: Rudal Rudal Rusia Hantam Ukraina Tengah
"Entitas yang menjadi sasaran termasuk perusahaan pertahanan Korsel, lembaga penelitian dan perusahaan farmasi," katanya.
Selain itu, sekitar 250 file, atau 1,2 terabyte informasi dan data telah dicuri oleh para peretas Korut. Sementara, server proxy yang dibuat oleh kelompok itu diakses di sebuah distrik di Ibu Kota Pyongyang, sebanyak 83 kali antara Desember lalu dan Maret tahun ini.
Baca Juga: Hadapi Korut, AS dan Korsel Jajaki Kerja Sama Pertahanan Nuklir
Server itu disebut digunakan untuk mengakses situs web perusahaan serta memanfaatkan layanan hosting Korsel yang menyewakan server kepada klien yang tidak dikenal. Mereka pun tekah memeras bitcoin senilai 470 juta won (sekitar $357.866) dari tiga perusahaan Korsel dan luar negeri dalam serangan ransomware .
Sebelumnya, Departemen Keuangan AS pada tahun 2019 mencantumkan Andariel sebagai kelompok peretasan yang disponsori Korut. Kelompok ini telah diincar karena melakukan operasi siber berbahaya terhadap bisnis asing, lembaga pemerintah, dan industri pertahanan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































