Korut Bangun Museum Peringatan Prajurit yang Gugur di Kursk

Jakarta, IDM – Korea Utara (Korut) mulai membangun sebuah museum untuk mengenang para prajurit yang gugur saat bertempur bersama Rusia melawan Ukraina.
Melansir laman Pemerintah Korut KCNA, Jumat (24/10), Presiden Korut Kim Jong Un meresmikan secara langsung pembangunan 'Museum Peringatan Prestasi Tempur di Operasi Militer Luar Negeri' itu dengan meletakkan batu pertama secara simbolis.
Dalam pidatonya, Kim menekankan bahwa Pyongyang akan selalu bersama Moskow dan hubungan kedua negara berada dalam puncak bersejarah. Museum itu, kata dia, didedikasikan untuk para prajurit yang berjuang di Kursk melawan agresi.
Baca Juga: Satgas CIMIC Unit XXXI-O/UNIFIL Dukung Donasi Pangan di Lebanon Selatan
"Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan rasa hormat yang paling mulia kepada para pejuang dalam operasi pembebasan Kursk, yang bertempur dalam pertempuran berharga," kata Kim.

Kim mengungkapkan, museum itu akan menampilkan patung-patung dan foto yang didedikasikan untuk para prajurit, sekaligus diorama yang menggambarkan pertempuran tersebut.
Berdasarkan laporan intelijen Korea Selatan (Korsel), sekitar 600 prajurit Korut tewas saat bertempur di Kursk, sedangkan ribuan lainnya terluka. Korut juga diyakini telah mengirim kontainer berisi senjata untuk membantu Kremlin.
Baca Juga: Butuh Waktu 30 Tahun untuk Netralisir Gaza dari Ranjau
Sementara, intelijen Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa Rusia telah meningkatkan dukungan untuk Korut, termasuk dalam membangun teknologi antariksa dan satelit, sebagai imbalan atas bantuannya dalam melawan Ukraina.
"Persahabatan dan persatuan kita akan abadi selamanya. Hidup tentara heroik kita! Hidup persahabatan DPRK-Rusia yang tak terkalahkan," pungkas Kim, merujuk pada DPRK singkatan dari nama resmi Korut. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































