INTERNASIONAL

Korsel Sebut Korut Berupaya Retas Data Intelijen Militer

Latihan Gabungan
Latihan Gabungan Angkatan Udara Korsel-AS tahun lalu. (Foto: Dok. US Air Force)

Jakarta, IDM - Badan Kepolisian Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa kelompok peretas yang diduga dari Korea Utara (Korut) telah berupaya untuk mengganggu latihan militer gabungan sekutu. Kegiatan siber ilegal itu merupakan yang kesekian kalinya dilakukan oleh jaringan peretas Korut.

Dilansir dari Reuters, Senin (21/8), Kepolisian Korsel telah melakukan penyelidikan terhadap kelompok peretas Korut yang diberi nama 'Kimsuky'. Kelompok itu disebut berupaya mendapatkan akses melalui strategi spear-phishing, di mana para korban ditipu untuk membuka kata sandi atau didorong untuk mengeklik lampiran berisi tautan berbahaya.

Baca Juga: Pemimpin Kudeta Nigeria Janji Kembalikan Sistem ke Demokrasi Dalam Waktu 3 Tahun

Kelompok Kimsuky menargetkan otoritas dan badan keamanan Korsel, khususnya yang bekerja di pusat simulasi latihan gabungan Korsel-AS melalui email.

"Penyelidikan polisi mengonfirmasi bahwa kelompok peretas Korut bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, tidak ada informasi militer rahasia yang didapat," kata Badan Kepolisian Provinsi Gyeonggi Nambu.

Baca Juga: Korut Uji Coba Rudal Jelang Latma Militer AS dan Korsel

Selain itu, Korsel juga berupaya melakukan investigasi bersama militer AS dan menemukan bahwa alamat IP yang terkait dengan upaya peretasan ini cocok dengan alamat yang sama ketika serangan siber terhadap operator reaktor nuklir Korsel pada 2014 lalu.

Sementara, latihan gabungan Korsel-AS bertajuk Ulchi Freedom mulai digelar kemarin hingga akhir Bulan Agustus. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan kerja sama pertahanan dan kesiapan sekutu melawan ancaman keamanan di kawasan termasuk sikap provokatif Korut. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.