Korsel Desak Aksi Global Hadapi Ancaman Nuklir Korut

Jakarta, IDM – Korea Selatan (Korsel) menyerukan aksi global untuk menekan program nuklir Korea Utara (Korut), ancaman bagi sistem nonproliferasi global.
Melansir Yonhap, Selasa (28/4), hal itu diungkapkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Korsel Jeong Yeon-doo saat konferensi Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (NPT) di New York. Ia menekankan, Korut merupakan tantangan bersama setelah menarik diri dari NPT dan terus mengembangkan senjata nuklir.
Baca Juga: Hizbullah Tolak Perundingan Langsung dengan Israel, Uraikan 5 Poin Solusi
"Korut adalah satu-satunya pihak yang telah mendapat manfaat dari rezim NPT, mengumumkan penarikan diri, dan secara terbuka melanjutkan pengembangan senjata nuklir, sehingga tetap menjadi tantangan paling mendesak bagi sistem nonproliferasi," kata Jeong.
Ia mendesak komunitas internasional untuk mengambil langkah yang menunjukan bahwa keamanan dan masa depan ekonomi Korut bergantung pada kembalinya ke NPT. Ia juga meminta Rusia untuk menghentikan kerja sama militer dengan Pyongyang, yang dianggap dapat merusak resolusi Dewan Keamanan PBB dan nonproliferasi.
Baca Juga: Makna Strategis Pertemuan Menlu Iran dengan Presiden Rusia
NPT, yang berlaku sejak tahun 1970, adalah perjanjian global mendasar yang bertujuan untuk mencegah pengembangan senjata nuklir dan mempromosikan energi nuklir untuk tujuan damai. Konferensi digelar setiap lima tahun untuk menilai evaluasi secara keseluruhan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































