Komisi I DPR: Aksi Israel di Beirut Cederai Upaya Perdamaian Global

Jakarta, IDM – Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal atau yang dikenal sebagai Daeng Ical, mengecam serangan udara besar-besaran yang dilakukan Israel ke Beirut, Lebanon.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 254 orang dan memicu kekhawatiran global.
Menurut Daeng Ical, aksi militer tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, tetapi juga merusak momentum perdamaian yang tengah dibangun melalui kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat.
Baca Juga: DPR Desak Evaluasi Misi UNIFIL, Keselamatan Prajurit Harus jadi Prioritas
Ia menilai, tindakan Israel mencerminkan sikap yang mengabaikan prinsip dasar hubungan internasional yang seharusnya dilandasi kepercayaan dan kepentingan bersama.
“Serangan ini jelas mencederai upaya perdamaian yang sedang dibangun. Kesepakatan gencatan senjata menjadi tidak berarti ketika aksi militer seperti ini terus dilakukan,” ujar Daeng Ical.
Lebih lanjut, ia memperingatkan eskalasi konflik tersebut berpotensi memperburuk stabilitas kawasan Timur Tengah yang selama ini telah rentan terhadap konflik berkepanjangan.
Daeng Ical juga mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas di forum internasional serta aktif menggalang dukungan global guna menekan Israel dan sekutunya agar menghentikan tindakan yang memperkeruh situasi.
Baca Juga: DPR Dorong Indonesia Ambil Peran Strategis Wujudkan Perdamaian Permanen AS-Iran
Selain itu, ia menekankan pentingnya konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan keadilan, termasuk menuntut pertanggungjawaban atas gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon.
Sementara itu, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menuding Amerika Serikat telah melanggar kesepakatan gencatan senjata dua pekan dengan tetap membiarkan serangan Israel berlanjut.
“Langkah ini tidak hanya merusak kesepakatan, tetapi juga mengancam stabilitas kawasan secara keseluruhan,” pungkasnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































