Kirim Delegasi ke Timur Tengah, AS Ingatkan Israel tak Ganggu Gencatan Senjata Gaza

Jakarta, IDM – Amerika Serikat mengirimkan sejumlah pejabat senior ke Timur Tengah dalam upaya menjaga stabilitas gencatan senjata antara Israel dan Hamas.
Langkah ini menjadi sinyal kuat dari Washington kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar tidak mengambil kebijakan yang berpotensi mengguncang perdamaian, termasuk rencana aneksasi wilayah Tepi Barat.
Delegasi terbaru terdiri dari Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Wakil Presiden JD Vance, yang bergabung dengan utusan Timur Tengah Steve Witkoff dan Jared Kushner.
Baca Juga: Menlu RI Tegaskan Pentingnya Perkuat ASEAN dalam Hadapi Tantangan Keamanan Regional
Mengutip The Guardian, Gedung Putih menilai perkembangan politik di Israel, termasuk disetujuinya rancangan undang-undang kedaulatan atas Tepi Barat oleh parlemen sayap kanan, dapat memicu ketegangan baru di kawasan.
“Kebijakan pemerintahan Trump jelas, Tepi Barat tidak akan dianeksasi,” tegas Vance.
Rubio menambahkan, langkah parlemen Israel berisiko mengancam kesepakatan damai yang telah disusun dengan sulit.
Negara-negara Arab seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Turki, dan Mesir turut mengutuk langkah tersebut.
Guna menjaga stabilitas kawasan, Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman November mendatang.
AS juga mempertimbangkan penundaan sebagian bantuan militer senilai 6,4 miliar dolar AS kepada Israel sebagai sinyal ketidakpuasan terhadap kebijakan aneksasi. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































