INTERNASIONAL

Kendaraan Militer Rusia Sambangi Perbatasan Ukraina

Kendaraan Militer Rusia Sambangi Perbatasan Ukraina
Dok : Twitter @RALee85

Jakarta, IDM - Tank-tank Rusia disebut telah meluncur ke perbatasan Ukraina. Kendaraan tempur itu yakni lapis baja BMPT-72, "terminator" Angkatan Darat (AD) Rusia yang baru diluncurkan Desember 2021 lalu. Mengutip The Drive, Rabu (23/2), pergerakan sudah terlihat sejak Senin malam waktu setempat.

BMPT-72 terdeteksi di Oblast Lipetsk, di luar Yelets, Rusia. Setidaknya ada sembilan unit yang diangkut dengan kereta dan menuju Ukraina. Diketahui BMPT-72 termasuk jenis langka dan tidak ada padanannya dalam kendaraan lapis baja buatan Barat. Tank yang dijuluki terminator karena handal di perang kota.

Meski baru diluncurkan 2021, BMPT-72 disebut pernah diuji coba di medan tempur Suriah tahun 2017. Sebagaimana diketahui Rusia "turun tandan" di negara Timur Tengah itu untuk membela pemerintahan Bashar Al-As'ad.

"Kedatangan BMPT-72 yang tampak di antara pasukan yang terus berkumpul di sekitar perbatasan dengan Ukraina. Ini menunjukkan bahwa Kremlin memperkirakan bahwa mereka harus melakukan operasi penyerangan di daerah perkotaan," tulis media itu.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekrit pengakuan kemerdekaan dua wilayah pemberontak Ukraina, Donetsk (Republik Rakyat Donetsk/DPR) dan Lugansk (Republik Rakyat Lugansk/LPR), serta berjanji untuk mengirim pasukan untuk "menjaga perdamaian" di sana.

Reuters memuat sejumlah gambar kendaraan tempur militer di Donetsk. Tank-tank melaju di sepanjang jalan di kota Donetsk, yang dikuasai pemberontak Selasa (22/2) malam.

Meski demikian, tak jelas apakah tak tersebut milik Rusia atau Donetsk. Namun Rusia selama ini, disebut Barat dan Ukraina, memang kerap menyuplai bantuan senjata ke pemberontak.

Sementara itu, situasi perbatasan Ukraina-pun kini makin tegang. Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan wilayahnya sudah ditembaki 80 kali oleh wilayah pro Rusia, mulai Selasa malam. Wilayah itu adalah Shchastya. Kota itu menjadi garis depan peperangan karena dekat dengan Donetsk dan Lugansk.

Dari 80 insiden, 58 melibatkan senjata yang dilarang berdasarkan perjanjian Minsk, di mana senjata berat tidak boleh digunakan berada dalam jarak 50 kilometer (sekitar 31 mil) dari garis depan. Perjanjian Minsk adalah upaya gencatan senjata yang ditandatangani kedua belah pihak di Belarusia, sejak 2014.

"Kota Shchastya mengalami beberapa penembakan terberat," tegas Kementerian Pertahanan Ukraina.

Seorang tentara Ukraina tewas dan enam luka-luka dalam baku tembak tersebut. "Satu tewas", tegas Juru Bicara Militer Pavlo Kovalchuk. (ADT)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.