Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Rusia Peringatkan Risiko Eskalasi Konflik Regional

Jakarta, IDM – Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengecam serangan udara Israel yang menewaskan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan menilai serangan itu memicu perang besar di Timur Tengah.
"Pihak Rusia mengutuk tindakan tersebut, kami yakin bahwa tindakan itu telah menyebabkan ketidakstabilan yang signifikan terhadap situasi di kawasan tersebut," kata Peskov melansir Reuters, Senin (30/9).
Baca Juga: Ini 7 Pemimpin Hizbullah yang Tewas Akibat Serangan Israel
"Hal utama adalah bahwa pemboman tanpa pandang bulu terhadap daerah permukiman di Lebanon menyebabkan sejumlah besar korban, yang pasti akan menimbulkan bencana kemanusiaan seperti yang kita lihat di Gaza," tambahnya.
Serangan Israel yang semakin gencar terhadap Hizbullah telah meningkatkan kekhawatiran internasional tentang risiko eskalasi perang yang lebih luas di Timur Tengah.
Baca Juga: Israel Gunakan Bom Seberat 900 Kg untuk Serang Pemimpin Hizbullah
Sebelumnya, Duta Besar Rusia untuk Israel Anatoly Viktorov juga telah mendesak Israel untuk segera menghentikan serangan di Lebanon dan menggunakan langkah diplomatik untuk menyelesaikan konflik.
"Di tengah perkembangan tersebut, kami menyerukan Israel untuk segera menghentikan permusuhan dan bergerak maju untuk menyelesaikan situasi secara damai dan politis. Jika tidak, konsekuensinya akan sangat serius bagi setiap pemain regional," kata Viktorov melansir TASS. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































