Kapal Komersial di Laut Merah jadi Target, Indonesia Beri Kecaman Tegas

Jakarta, IDM – Indonesia mengecam serangan terhadap kapal-kapal komersial yang berlayar di Laut Merah. Hal itu terungkap menyusul serangkaian serangan yang menganggu keamanan jalur perdagangan maritim strategis tersebut.
Melansir keterangan tertulis Kemlu RI, Jumat (24/7), Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak untuk menahan diri, menghindari tindakan yang dapat meningkatkan eskalasi, serta menghormati hukum internasional, termasuk Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS).
Baca Juga: Serangan ke Iran Berlanjut, AS Kerahkan Pesawat Pembom B-1
"Terkait konflik di Yaman, Indonesia kembali menegaskan dukungan terhadap penyelesaian konflik melalui proses politik yang inklusif, Yemeni-led and Yemeni-owned, di bawah fasilitasi PBB, serta dengan menghormati kedaulatan, persatuan, dan integritas wilayah Yaman," tulis Kemlu.
Pada Rabu (22/7), kapal tanker terbakar di lepas pantai Arab Saudi setelah dihantam rudal. Beberapa lama kemudian, kelompok militan Houthi di Yaman menyatakan telah menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah.
Baca Juga: AS-Arab Saudi Tandatangani Kerja Sama Nuklir
Houthi yang didukung Iran ini pun telah mendeklarasikan blokade atas pelabuhan dan kapal-kapal yang berkaitan dengan Arab Saudi saat melintasi Selat Bab Al-Mandeb.
Selain menargetkan kapal komersial, Houthi juga meluncurkan rudal dan drone ke Bandara Internasional Abha. Mereka mengklaim operasi militer dilakukan sebagai balasan dengan prinsip 'mata diganti mata', usai menuduh Arab Saudi menyerang Yaman. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































