Indonesia mengecam serangan terhadap kapal-kapal komersial yang berlayar di Laut Merah. Hal itu terungkap menyusul serangkaian serangan yang menganggu keamanan jalur perdagangan maritim strategis tersebut.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyoroti tajam relevansi hukum laut internasional di tengah situasi global yang makin kompleks. Ali menilai dinamika geopolitik saat ini memicu banyak kritik terhadap efektivitas aturan kelautan dunia saat terjadi perang terbuka.
Panglima Angkatan Laut Kerajaan Belanda, Laksamana Madya Harold Liebregts, memperingatkan munculnya celah hukum kritis dalam Konvensi Hukum Laut Internasional (UNCLOS). Regulasi maritim global tersebut dinilai gagap membendung taktik perang asimetris modern, terutama ancaman sabotase kabel bawah laut dan operasi zona abu-abu (grey-zone operations).
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arif Havas Oegroseno mendorong penguatan kerja sama antara Indonesia dan Belanda sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat implementasi United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS).
Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) I menggelar sosialisasi tentang Batas Maritim Indonesia dengan sejumlah negara tetangga kepada personel dan jajaran Lantamal I di Medan, Sumatra Utara, Kamis (27/10).
Gugus Tempur Laut Koarmada I menggelar patroli di perairan Alur Laut Kepulauan Indonesia I (ALKI I), untuk menjamin keamanan dan keselamatan pengguna regional dan internasional, akhir pekan lalu. Pada patroli yang berlangsung Jumat (26/2/2021) tersebut, KRI Barakuda 633 dan KRI…
JAKARTA, IDM - China diharapkan dapat melupakan nine-dash line, yang menjadi dalih sekaligus penegas klaim mereka atas 90 persen wilayah Laut China Selatan. Laut Natuna Utara, bagian dari kedaulatan Indonesia, terseret di dalamnya. Potensi pencaplokan inilah yang lebih dari satu…