Wamenlu RI Dorong Penguatan UNCLOS melalui Kerja Sama Indonesia–Belanda

Jakarta, IDM – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arif Havas Oegroseno mendorong penguatan kerja sama antara Indonesia dan Belanda sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat implementasi United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS).
Dorongan tersebut didasari oleh komitmen kedua negara yang sama-sama menghormati hukum internasional, tidak hanya dalam hukum laut, tetapi juga dalam kerangka hukum inetrnasional secara lebih luas.
Baca Juga: Lima Prajurit TNI AD Diganjar Penghargaan karena Prestasi Luar Biasa, Ini Daftarnya
“Untuk menunjukkan kepada komunitas internasional pentingnya hukum internasional, kita dapat bekerja sama dalam implementasi hukum internasional, dan juga bekerja berdasarkan prinsip-prinsip hukum internasional,” ungkap Arif seusai menjadi Keynote Speaker dalam simposium bertajuk ‘Upholding UNCLOS in Times of Crisis and Conflict’ di Pusat Kebudaayaan Belanda Erasmus Huis, Jakarta, Senin (18/5).
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguatan implementasi UNCLOS tidak hanya dapat dilakukan di tingkat pemerintah, tetapi juga perlu terus diintesifkan melalui kerja sama militer, termasuk navy-to-navy talks atau dialog antarangkatan laut.
Baca Juga: Satgas PKH Papua Temukan Senjata Laras Panjang di Rumah WNA
Menurutnya, diplomasi militer tersebut menjadi hal penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia dan Belanda mampu bekerja sama di berbagai level dalam memperkuat kepatuhan terhadap hukum laut internasional.
Selain itu, Arif juga mendorong penguatan kerja sama yang lebih komprehensif di tingkat ahli hukum laut kedua negara. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperdalam pemahaman serta respons bersama terhadap tantangan dalam implementasi UNCLOS, khususnya di tengah dinamika keamanan maritim global yang terus berkembang. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































