INTERNASIONAL

Kabinet Israel Ratifikasi Gencatan Senjata dan Pertukaran Tawanan Gaza

Gaza
Situasi akibat konflik di Jalur Gaza. (Foto: Dok. X/UNRWA)

Jakarta, IDM – Kabinet Israel dan Parlemen (Knesset) meratifikasi kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tawanan dengan Hamas pada Jumat (10/10).

Ratifikasi ini diputuskan sekitar 24 jam setelah para mediator mengumumkan bahwa Israel-Hamas menyepakati tahap pertama proposal damai yang diajukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Baca Juga: Hamas-Israel Sepakati Tahap Pertama Rencana Damai di Gaza

"Pemerintah baru saja menyetujui kerangka kerja pembebasan semua tawanan, baik yang hidup maupun yang meninggal," tulis kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melalui platform X.

Jika diimplementasikan sepenuhnya, kesepakatan ini merupakan pencapaian besar guna mengakhiri konflik yang pecah sejak dua tahun lalu dan menewaskan lebih dari 67.000 warga Palestina.

Baca Juga: Netanyahu akan Rapat Kabinet untuk Sahkan Kesepakatan Damai Gaza

Melansir Reuters, otoritas Israel mengatakan bahwa gencatan senjata akan berlaku dalam waktu 24 jam setelah Knesset meratifikasi kesepakatan tersebut. Kemudian, setelah periode 24 jam, para tawanan di Gaza akan dibebaskan dalam waktu 72 jam. Israel memperkirakan terdapat dua puluh warganya yang masih hidup dan ditawan Hamas sedangkan 26 orang lainnya diduga tewas.

Setelah perjanjian berlaku, truk-truk yang mengangkut makanan dan bantuan medis akan memasuki Gaza. Bantuan akan didistribusikan ke warga sipil dengan jaminan keamanan. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.