INTERNASIONAL

Jenderal Rusia Dilaporkan Tewas Dalam Serangan Balik Ukraina

Mayor Jenderal Sergey Goryachev Rusia
Mayor Jenderal Sergey Goryachev Rusia. (Foto: Dok. Russian Armed Forces)

Jakarta, IDM - Seorang komandan tinggi militer Rusia dilaporkan tewas terkena serangan rudal di Zaporizhzhia, dalam operasi kontra-ofensif atau serangan balik Ukraina terhadap Rusia. Hal ini diungkapkan oleh perjabat dan koresponsen perang pro Kremlin beberapa waktu lalu.

Dilansir dari Al Jazeera, Kamis (15/6) kabar itu disampaikan pertama kali oleh seorang koresponden dan blogger perang Rusia bernama Voenkor Z. Ia menyebutkan bahwa Mayor Jenderal Sergei Goryachev, Kepala Staf Angkatan Darat Gabungan ke-35 telah tewas akibat serangan rudal.

Baca Juga: Presiden Turki Tegaskan Tidak Akan Setujui Keanggotaan Swedia di NATO

“Menurut perwakilan komando United Group of Forces, tentara telah kehilangan salah satu komandan militer paling cerdas dan efektif, yang menggabungkan profesionalisme dengan keberanian pribadi. Belasungkawa yang paling dalam dan paling tulus kepada keluarga dan teman-teman almarhum!” tulis Rogov melalui Telegram.

Dalam pernyataan terpisah, Valdimir Rogov, seorang pejabat pemerintahan Rusia yang mengambil alih sebagian wilayah selatan Zaporizhzhia turut mengatakan bahwa Goryachev telah terbunuh saat pasukan Ukraina mencoba merebut kembali wilayah tersebut.

Kendati demikian, Kementrian Pertahanan Rusia hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden itu.

Baca Juga: Seorang Kadet Tembak Dua Tentara Jepang Hingga Tewas

Goryachev (52) sendiri merupakan perwira yang diutus untuk terjun langsung ke medan perang. Sejak Rusia melakukan 'operasi khusus', ia ditugaskan menjadi komandan brigade tank ke-5 hingga akhirnya naik pangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat Gabungan ke-35.

Selama karirnya, ia juga pernah bertempur dalam Perang Chechnya Ke-2, memimpin brigade tank, mengawasi pangkalan militer Rusia di Tajikistan dan memimpin pasukan Rusia di wilayah Transdniestria pro-Rusia yang memisahkan diri dari Moldova. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.