Jatuh ke Laut, Puing Helikopter Black Hawk UH-60JA Jepang ditemukan

Jakarta, IDM – Tim penyelamat Jepang telah menemukan beberapa serpihan dari Helikopter Black Hawk UH-60JA sehari setelah menghilang dari radar bersama 10 awak di dalamnya saat melakukan misi pengintaian di Pulau Miyako, Jumat (7/4).
Dilansir dari AP, Jumat (7/4), sepuluh pasukan militer Jepang terdiri dari dua pilot, dua mekanik, dan enam awak berada di helikopter tersebut dan menghilang dari radar pada Kamis, 6 April, sekitar pukul 16:00 waktu setempat.
Baca Juga: Prancis Tambah Batas Usia Tentara Cadangan Menjadi 70 Tahun
Menteri Pertahanan Yasukazu Hamada mengungkapkam bahwa pihaknya berjanji untuk melanjutkan pencarian para korban yang belum ditemukan satu pun. Sementara, beberapa puing-puing seperti pintu dan sekoci penyelamat, terlihat mengapung tidak jauh dari lokasi jatuhnya helikopter.
"Kami melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di daerah itu sepanjang malam, tetapi kami belum menemukan Jenderal Yuichi Sakamoto dari Divisi 8 Angkatan Darat serta sembilan orang lainnya. Kami akan melakukan segala upaya untuk menemukan 10 orang yang hilang," ujarnya.
Baca Juga: Pensiunkan Armada Tua, AS akan Beli 72 Pesawat Tempur
Lebih lanjut, ia mengungkapkan duka mendalam dan akan mengerahkan upaya maksimal untuk mencari para korban. Hingga saat ini, belum diketahui indikasi apa yang menyebabkan kecelakaan tersebut.
"Untuk menyelamatkan semua orang yang ada di helikopter secepat mungkin, kami akan terus melakukan yang terbaik menggunakan kapal dan pesawat angkatan laut maupun udara," jelasnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































