Israel Serang Fasilitas Nuklir dan Komandan Militer Iran

Jakarta, IDM – Israel mengklaim telah melakukan serangan udara melibatkan lebih dari 200 pesawat tempur terhadap Iran pada Jumat (13/6), yang menargetkan fasilitas nuklir, industri rudal balistik hingga komandan militer.
"Kini kami dapat mengonfirmasi bahwa Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Panglima Garda Revolusi, dan Panglima Komando Darurat Iran semuanya tewas dalam serangan Israel di Iran oleh lebih dari 200 pesawat tempur," tulis Israel Defense Forces (IDF) melalui platform X.
Baca Juga: Jaga Kedaulatan di Angkasa, PT LEN dan PSN Kerja Sama Observasi Satelit
Sementara, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam pidato yang juga diunggah di YouTube, bahwa pasukannya menyerang inti infrastruktur pengayaan nuklir Iran. Menurutnya, serangan itu dilakukan untuk menangkal ancaman Iran terhadap keamanan Israel.
"Kita berada di momen yang menentukan dalam sejarah Israel. Beberapa saat yang lalu Israel meluncurkan Rising Lion, sebuah operasi militer yang ditargetkan untuk menangkal ancaman Iran terhadap kelangsungan hidup Israel. Operasi ini akan terus berlanjut selama beberapa hari yang diperlukan untuk menghilangkan ancaman ini," ujarnya.
Menanggapi serangan Israel, Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Islam Iran di Jakarta mengatakan bahwa Israel telah melanggar sejumlah aturan internasional. Iran akan memberi tanggapan tegas terhadap serangan tersebut.
Baca Juga: Dorong Kemampuan Manufaktur Komponen CN235-220, PTDI Kerja Sama dengan Industri Teknologi Jerman
"Segala konsekuensi berbahaya dari agresi luas yang dilakukan oleh rezim Zionis terhadap tanah air kami, Republik Islam Iran, sepenuhnya menjadi tanggung jawab rezim tersebut dan para pendukungnya. Republik Islam Iran akan memberikan tanggapan yang tepat terhadap tindakan biadab ini sebagaimana mestinya," tulis Kedubes Republik Islam Iran di Jakarta dalam keterangan resminya.
Sementara, juru bicara utama militer Israel Effie Deffrin mennyatakan, Iran telah meluncurkan lebih dari 100 drone ke wilayah Israel dalam beberapa jam terakhir. Namun, Iran belum mengkonfirmasi serangan balasan tersebut. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































