INTERNASIONAL

Israel Kembali Serang Lebanon usai Berunding

Pasukan Bersenjata Israel (IDF)
Pasukan Bersenjata Israel (IDF) (Foto: Dok. Idf.il)

Jakarta, IDM – Israel kembali melakukan serangan ke Lebanon yang diklaim menargetkan Hizbullah. Serangan itu dilakukan setelah delegasi Israel dan Lebanon menggelar pertemuan tatap muka di Washington, yang bertujuan untuk meredakan konflik.

Melansir BBC, Kamis (16/4), serangan udara Israel menghantam dua kendaraan di jalan raya dekat kota Saadiyat dan Jiyeh, Lebanon. Sementara, Hizbullah mengatakan telah meluncurkan roket ke 10 titik di Israel Utara. Hizbullah merupakan militan yang diyakini didukung Iran dan berpusat di Lebanon Selatan.

Baca Juga: Presiden Prabowo-Macron Sepakati Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis di Istana Élysée

Pasukan Bersenjata Israel (IDF) mengatakan operasi darat di Lebanon Selatan terus berlangsung dan lebih dari 200 infrastruktur Hizbullah telah dihancurkan selama 24 jam terakhir.

"Di Lebanon, kami terus menyerang Hizbullah dalam upaya multi-front. Kami telah melenyapkan lebih dari 1.700 teroris Hizbullah sejak awal operasi, ini merupakan pukulan berat bagi organisasi teroris tersebut," kata Kepala Staf Umum IDF Letnan Jenderal Eyal Zamir, melansir platform X IDF.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menjadi mediator perundingan antara Duta Besar Israel Yechiel Leiter dan Duta Besar Lebanon Nada Moawad. Pertemuan perwakilan Lebanon dan Israel secara langsung itu merupakan yang pertama dalam tiga dekade terakhir.

Baca Juga: Pakistan Dorong Babak Baru Perundingan Damai AS-Iran

"AS menyatakan dukungan terhadap hak Israel untuk membela diri dari serangan berkelanjutan Hizbullah. AS menegaskan bahwa setiap kesepakatan untuk menghentikan permusuhan harus dicapai antara kedua pemerintah, yang dimediasi oleh AS," kata Tommy Pigott, Wakil Juru Bicara Utama Kemlu AS.

"AS menggarisbawahi bahwa negosiasi ini berpotensi membuka jalan bagi bantuan rekonstruksi dan pemulihan ekonomi yang signifikan bagi Lebanon serta memperluas peluang investasi bagi kedua negara," pungkasnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.