Israel-Hizbullah Saling Serang, Ratusan Orang di Lebanon Tewas

Jakarta, IDM – Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengatakan bahwa mereka kembali menyerang Hizbullah di Lebanon pada Selasa (24/9). Serangan itu dilakukan sehari setelah Israel menggencarkan serangan udara yang menewaskan hampir 500 orang di Lebanon.
Dilansir dari Reuters, Selasa (24/9), IDF mengklaim telah menyerang fasilitas militer, artileri hingga tank milik Hizbullah di Lebanon bagian selatan. Sementara beberapa jam sebelumnya, Hizbullah mengklaim telah menyerang beberapa fasilitas militer Israel, termasuk Pangkalan Udara Ramat David di Kota Pelabuhan Haifa dan pabrik bahan peledak, dengan rudal Fadi 1 dan Fadi 2.
Baca Juga: Jepang Sebut Rusia Langgar Wilayah Udara
Setelah hampir satu tahun berperang melawan Hamas di Gaza, Israel mengalihkan fokusnya dengan menyerang Hizbullah, yang juga didukung oleh Iran.
Berdasarkan laporan Kementrian Kesehatan Lebanon, serangan udara Israel pada Senin (23/9), telah menewaskan 492 orang. Menteri Lebanon yang mengkoordinasi respons terhadap situasi krisis, Nasser Yassin pun menyebut pihaknya telah menyediakan 89 tempat penampungan sementara, dengan kapasitas lebih dari 26.000 orang.
Baca Juga: Zelensky Sebut Akhir Perang dengan Rusia Semakin Dekat
IDF sempat memperingatkan orang-orang di Lebanon untuk mengungsi dari daerah yang diyakini sebagai tempat penyimpanan senjata Hizbullah. Melalui platform X resminya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pernyataan yang ditujukan kepada rakyat Lebanon, bahwa perang Israel adalah dengan Hizbullah.
"Perang Israel bukan dengan kalian, melainkan dengan Hizbullah. Sudah terlalu lama Hizbullah menggunakan kalian sebagai tameng manusia," kata Netanyahu. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































