INTERNASIONAL

Iran Tak Segan Eksekusi Mati Pihak yang Membantu AS-Israel

Teheran
Rumah yang hancur akibat serangan udara di Teheran, Iran pada pekan lalu (Foto: Dok. Iran International)

Jakarta, IDM – Iran memeringatkan bahwa individu maupun kelompok yang terbukti melakukan spionase atau bekerja sama dengan 'negara musuh' dapat dijatuhi hukuman mati dan penyitaan seluruh aset berdasarkan undang-undang.

Melansir Reuters, Kamis (2/4), hal itu diungkapkan oleh juru bicara Kejaksaan Iran ditengah konflik dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang terus berkecamuk.

Baca Juga: Kecewa Serangan ke Iran Tak Didukung, AS akan Evaluasi Hubungan dengan NATO

"Bahkan berbagi foto atau video yang dapat membantu penargetan musuh dapat dianggap sebagai kerja sama intelijen," kata juru bicara tersebut.

Ia juga memperingatkan bahwa mereka yang menciptakan "ketakutan" melalui disinformasi dapat menghadapi hukuman penjara. Adapun, pihaknya telah menjatuhkan sekitar 200 dakwaan kasus serupa dan sedang bekerja sama dengan otoritas keamanan guna mengidentifikasi sekaligus menyita aset milik tersangka. "Tidak akan ada kelonggaran dalam penegakan hukum," katanya.

Baca Juga: Satgas Yonmek TNI akan Berangkat ke Lebanon untuk Misi Perdamaian

Adapun, media Iran melaporkan bahwa otoritas Teheran telah menangkap lebih dari 1.000 orang, yang dituduh merekam lokasi sensitif, menyebarkan konten antipemerintah secara daring hingga bekerja sama dengan pihak yang dianggap musuh.

Konflik ini bermula ketika AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari, yang menewaskan ribuan orang dan mengancam keamanan pasokan energi karena Teheran membatasi akses Selat Hormuz. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.