INTERNASIONAL

Iran Sebut Langkah Penting Telah Disepakati dalam Perundingan dengan AS

Mohammad Baqer Qalibaf
Delegasi Iran yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf, bertolak ke Teheran setelah sekitar 18 jam berunding dan konsultasi intensif dengan AS serta mediator Qatar dan Pakistan di Burgenstock, Swiss. (Foto: Dok. Irna.ir)

Jakarta, IDM – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengungkapkan bahwa langkah-langkah penting telah disepakati untuk membuka jalur bagi perundingan lanjutan menuju kesepakatan akhir dengan Amerika Serikat (AS).

Hal itu ia ungkapkan usai perundingan intensif dengan AS serta dua mediator yakni Qatar dan Pakistan di Burgenstock, Swiss pada Senin (22/6). "Langkah-langkah yang diperlukan telah disepakati," ujarnya saat wawancara dengan media Iran IRNA.

Baca Juga: AS dan Iran Akhirnya Berunding di Swiss, Ini yang Dibahas

"Pembentukan kelompok kerja teknis untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan dalam Nota Kesepahaman (MoU) merupakan poin utama lain dari pernyataan tersebut. Kelompok kerja ini harus dibentuk berdasarkan paragraf 12 MoU, dan disepakati bahwa komite teknis kedua belah pihak akan melanjutkan pekerjaan mereka mulai besok," imbuhnya.

Ia menekankan, pelaksanaan MoU ini membutuhkan komitmen para pihak. "Komitmen para pihak bersifat timbal balik, dan setiap langkah yang kita ambil atau ingin ambil harus disertai dengan pelaksanaan komitmen timbal balik oleh pihak lain. Komitmen ini sendiri menciptakan semacam jaminan untuk pelaksanaan kewajiban para pihak," imbuhnya.

Baca Juga: Bahas Gencatan Senjata, AS dan Iran Gelar Negosiasi Darurat di Swiss

Kedua belah pihak turut sepakat untuk membentuk mekanisme pemantauan, yang digambarkan sebagai de-confliction cell, dengan partisipasi mediator untuk mengawasi penghentian konflik di Lebanon.

Penjualan minyak Iran, penerbitan izin yang diperlukan untuk ekspor minyak, dan pencairan aset Iran yang dibatasi atau dibekukan turut dibahas secara rinci selama perundingan tersebut.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.