Iran Klaim Kembali Tembak Jatuh Drone MQ-9

Jakarta, IDM – Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps /IRGC) mengklaim telah menghancurkan drone MQ-9 Reaper di Kota Isfahan pada beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Trump Ultimatum Iran, Beri Waktu 48 Jam
Klaim ini bukanlah yang pertama kalinya, Iran mengaku telah menembak jatuh 16 drone MQ-9. Pada Kamis lalu, media semi-resmi Iran Tasnim, melaporkan bahwa pertahanan udara Teheran telah menembak jatuh dua drone MQ-9 Amerika di Kota Shiraz. Media lokal itu pun membagikan foto-foto drone yang hancur.
Melansir AA, Sabtu (5/4), beberapa platform intelijen menyatakan bahwa salah satu drone yang jatuh itu buatan Cina. Defense Security Asia melaporkan, puing-puing yang terlihat di Kota Shiraz tampaknya tidak sesuai dengan MQ-9 Reaper AS, tetapi mirip dengan Wing Loong II buatan Cina yang dioperasikan oleh Arab Saudi atau Uni Emirat Arab (UEA).
Penemuan ini menimbulkan pertanyaan tentang apakah negara-negara Teluk seperti Arab Saudi atau UEA ikut serta dalam serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran yang dimulai sejak 28 Februari.
Baca Juga: Prajurit TNI di Lebanon Kembali Terluka, Indonesia Desak Penguatan Perlindungan Peacekeeper
Adapun, MQ-9 biasanya digunakan oleh AS dan mampu terbang dalam jarak jauh pada ketinggian menengah. Setiap unit Reaper diperkirakan bernilai sekitar US$30 juta.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































