Iran Klaim Berhasil Luncurkan Rudal Khaibar dengan Jangkauan 2.000 Km

Jakarta, IDM – Pemerintahan Iran menyebutkan bahwa mereka berhasil meluncurkan rudal balistik baru generasi keempat yang diberi nama Khaibar pada Kamis (25/5). Rudal itu diklaim merupakan jenis paling canggih yang mampu menjangkau target sejauh 2.000 km.
Dilansir dari Irna.ir, laman resmi pemerintahan Iran, Kamis (25/5), rudal Khaibar merupakan versi terbaru dari jenis rudal Khorramshahr, yang berbahan bakar cair dan memiliki hulu ledak 1.500 kg. Uji coba rudal itu disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan Mohammadreza Ashtiani bersama jajarannya.
Baca Juga: Cina Kecam Rencana NATO Buka Kantor Perwakilan di Jepang
“Rudal balistik terbaru Iran yang merupakan produk dari Organisasi Industri Dirgantara kementrian pertahanan berhasil diluncurkan. Peluncuran ini dilakukan untuk menyambut tanggal 3 Juni mendatang, yaitu pembebasan Khorramshahr,” tulis laman berita tersebut.
Fitur unggulan dari rudal Khaibar yaitu memiliki sistem panduan dan kendali yang dapat dioperasikan ketika telah meluncur. Sehingga hulu ledak dapat diarahkan untuk jatuh di titik yang berbeda dari rencana awal. Rudal balistik ini juga memiliki sistem pertahanan terhadap peperangan elektronik.
Baca Juga: Kapal Induk Terbesar di Dunia Berlayar ke Norwegia, Ada Apa?
Selain itu, kecepatan persiapan dan peluncuran rudal ini hanya membutuhkan waktu kurang dari 12 menit karena penggunaan bahan bakar yang hipergolik. Dengan material dan mesin yang lebih canggih, rudal ini mampu meluncur hingga kecepatan maksimal Mach 16 di luar atmosfer dan Mach 8 di dalam atmosfer. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































