Ini Lima Negara yang akan Jadi Anggota Baru DK PBB

Jakarta, IDM – Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang beranggotakan 193 negara memilih lima negara sebagai anggota baru Dewan Keamanan tidak tetap pada Selasa (6/6). Kelima negara tersebut yaitu Slovenia, Aljazair, Guyana, Korea Selatan dan Sierra Leone.
Dilansir dari laman resmi United Nations, Rabu (7/6), kelima negara tersebut akan mulai masa jabatan dua tahun pada 1 Januari 2024. Mereka menggantikan posisi yang saat ini diisi oleh Albania, Brasil, Gabon, Ghana, dan Uni Emirat Arab.
Baca Juga: ASPI: Cina Dominasi Teknologi, Waspada Dampaknya pada Stabilitas Perdamaian
Pemungutan suara dilakukan dengan surat suara rahasia dan kandidat harus menerima mayoritas dua pertiga, atau 128 suara, meskipun pencalonan mereka tanpa ada tentangan.
"Slovenia mengalahkan Belarusia dalam pemilihan untuk wilayah Eropa Timur dan menerima 153 suara. Sementara Aljazair, Guyana, Sierra Leone, dan Republik Korea lolos tanpa tentangan," tulis UN.
Baca Juga: Mengapa Insiden Manuver Agresif Cina dan AS Terus Terjadi?
Secara keseluruhan, semua anggota PBB memilih perwakilan untuk mengisi tiga kursi dewan yang dialokasikan untuk wilayah Afrika dan Asia-Pasifik, serta masing-masing satu kursi untuk Eropa Timur, Amerika Latin dan Karibia.
DK PBB sendiri terdiri dari 15 negara. Lima di antaranya yaitu Cina, Prancis, Rusia, Inggris, dan Amerika Serikat yang merupakan anggota tetap. Mereka mempunyai hak untuk memveto resolusi atau keputusan apapun. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































