Ingin Takuti Lawan, Presiden Korut Uji Coba Senjata Strategis

Jakarta, IDM – Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengawasi uji coba peluncur roket multi-laras baru dan senjata lainnya pada beberapa waktu lalu.
Melansir KCNA, Jumat (26/6), uji coba itu dilakukan bertepatan pada peringatan ke-76 pecahnya Perang Korea 1950-1953, dalam upaya nyata untuk memamerkam kekuatannya ke Korea Selatan (Korsel).
Baca Juga: Pakar Energi Nuklir Sipil AS ke Jakarta, Ada Apa?
Korut mengevaluasi "karakteristik tempur dari versi yang ditingkatkan dari sistem peluncur roket multi-laras 240mm 24-tabung, kekuatan hulu ledak misi khusus untuk rudal balistik taktis, dan akurasi tembakan peluru jarak jauh untuk howitzer swa-gerak 155mm," tulis KCNA.
Menurut Kim, kesuksesan uji coba menjadi buki kemajuan teknis senjata di tengah "perubahan postur kekuatan tembak di sepanjang perbatasan selatan".
Baca Juga: Lebih dari 11.000 Pelaut Terdampar di Selat Hormuz, PBB Mulai Evakuasi
Adapun, peluncur roket itu diklaim memiliki daya tembak presisi hingga mampu menjangkau 90 km. Sementara, hulu ledak untuk rudal balistik taktis dirancang untuk "penghancuran mematikan" target utama seperti lapangan terbang, pelabuhan, dan infrastruktur listrik.
"Membuat musuh kita tetap dalam keadaan cemas dan takut terus-menerus adalah aspek penting dari pelaksanaan deterens perang. Kami akan segera memberitahukan kepada musuh bahwa semua sarana serangan jarak jauh kami telah diganti dengan versi yang lebih canggih," kata Kim.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































