Inggris Tambah Bantuan Militer Sebesar £450 ke Ukraina

Jakarta, IDM – Inggris mengumumkan bantuan militer tambahan sebesar £450 juta untuk Ukraina. Hal itu diungkapkan Inggris jelang memimpin pertemuan para menteri pertahanan dari 30 negara di markas NATO di Brussels pada beberapa waktu lalu.
Pertemuan 'coalition of the willing' perdana itu digelar usai kunjungan para perwira militer Inggris dan Prancis ke Kyiv pada minggu lalu. Pertemuan koalisi berfokus membahas tentang bagaimana masing-masing negara mengerahkan bantuan secara maksimal dalam mendukung pertahanan dan keamanan jangka panjang Ukraina.
Baca Juga: Tentara Israel Tandatangani Petisi Hentikan Konflik di Gaza
"Kita harus meningkatkan upaya untuk mencegah agresi Rusia dengan terus memperkuat pertahanan Ukraina," ujar Menteri Pertahanan (Menhan) Inggris John Healey melansir BBC, Jumat (11/4).
Paket bantuan dirancang untuk pertempuran jarak dekat, yang mencakup dana untuk ratusan ribu drone, ranjau anti-tank, radar dan perbaikan kendaraan tempur. Healey menegaskan, 2025 merupakan tahun kritis bagi Ukraina.
Baca Juga: China Bantah Warganya Ikut Bertempur Bersama Rusia
"Kita tidak dapat membahayakan perdamaian dengan melupakan perang, itulah sebabnya paket utama hari ini akan meningkatkan dukungan untuk pertempuran garis depan Ukraina. 2025 adalah tahun kritis bagi Ukraina," imbuhnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































