INTERNASIONAL

Inggris dan Puluhan Negara akan Bahas Langkah Militer Terkait Selat Hormuz

Menhan Inggris John Healey
Menhan Inggris John Healey (Foto: Dok. X/John Healey)

Jakarta, IDM – Inggris dan Prancis akan menggelar pertemuan dengan otoritas militer dengan lebih dari 30 negara di Inggris, untuk merumuskan strategi guna membuka kembali Selat Hormuz.

"Perencana militer dengan lebih dari 30 negara akan membahas secara rinci perencanaan untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam konferensi selama dua hari yang diselenggarakan oleh Inggris hari ini, Rabu, 22 April," tulis Kementerian Pertahanan (Kemhan) Inggris Gov.uk, Rabu (22/4).

Baca Juga: Trump Umumkan Gencatan Senjata dengan Iran Diperpanjang

Upaya ini merupakan bagian dari kepemimpinan Inggris dan Prancis dalam koalisi multinasional untuk membuka kembali Selat Hormuz segera setelah kondisi memungkinkan.

"Para perencana militer diharapkan untuk fokus pada kemampuan militer, komando dan kendali, dan bagaimana pasukan militer dapat dikerahkan ke wilayah tersebut," katanya.

Perundingan ini akan digelar di tengah langkah Iran yang terus membatasi Selat Hormuz, jalur pelayaran internasional yang dilalui seperlima dari total minyak dunia. Pembatasan ini telah mendorong kenaikan harga energi global hingga mengganggu rantai pasokan.

Baca Juga: AS-Iran Perpanjang Gencatan Senjata, Sekjen PBB Dorong Perdamaian Permanen

"Konferensi perencanaan multinasional hari ini sangat penting. Tugas kita, hari ini dan besok, adalah menerjemahkan konsensus diplomatik ke dalam rencana bersama untuk menjaga kebebasan navigasi di Selat dan mendukung gencatan senjata yang berkelanjutan," kata Menhan Inggris John Healey.

"Perdagangan internasional, keamanan energi, dan stabilitas ekonomi global bergantung pada kebebasan navigasi. Dengan membangun tujuan bersama kita, memperkuat koordinasi multinasional, dan merencanakan tindakan kolektif yang efektif, kita dapat membantu membuka kembali Selat, menstabilkan ekonomi global, dan melindungi rakyat kita," jelasnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.