Inggris dan Prancis Siap Kirim Pasukan ke Ukraina Pascakonflik

Jakarta, IDM – Inggris dan Prancis telah menandatangani pernyataan bersama bahwa mereka bersedia untuk mengerahkan pasukan di Ukraina jika kesepakatan damai tercapai dengan Rusia.
'Declaration of Intent' ini ditandatangani usai pertemuan antara Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan puluhan kepala negara lainnya di Paris beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Trump Tekankan Tidak Berperang Melawan Venezuela
Melansir laman Pemerintahan Inggris Gov.uk, Rabu (7/1), Starmer menyatakan bahwa pihaknya bersama Prancis akan pengerahan pasukan sekaligus akan membangun 'pusat militer' di Ukraina untuk mencegah invasi di masa depan.
"Deklarasi ini membuka jalan bagi kerangka hukum di mana pasukan Inggris, Prancis, dan mitra dapat beroperasi di wilayah Ukraina, mengamankan wilayah udara dan laut Ukraina, dan meregenerasi angkatan bersenjata Ukraina untuk masa depan," kata Starmer.
"Setelah gencatan senjata, Inggris dan Prancis akan mendirikan 'pusat militer' di seluruh Ukraina dan membangun fasilitas yang terlindungi untuk senjata dan peralatan militer guna mendukung kebutuhan pertahanan Ukraina," imbuhnya.
Baca Juga: KRI Sultan Iskandar Muda Akhiri Misi TNI di MTF UNIFIL Lebanon dengan Kehormatan
Inggris dan Prancis juga akan terus mendukung penyediaan persenjataan jangka panjang untuk pertahanan Ukraina. Selain itu, mereka juga akan berperan dalam upaya pemantauan dan verifikasi gencatan senjata yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS).
"Kami akan berupaya mencapai komitmen yang mengikat untuk mendukung Ukraina jika terjadi serangan bersenjata di masa depan oleh Rusia," pungkasnya. (bp)
Hankam

TNI AD Siagakan Pasukan di Jakarta untuk Tangkal Ancaman yang Ganggu Stabilitas Negara
TNI Angkatan Darat memastikan pengerahan pasukan di Jakarta adalah bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman yang ganggu stabilitas negara. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































