Inggris Berencana Kirim 200 Rudal untuk Ukraina

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps mengatakan bahwa pihaknya akan mengirimkan sekitar 200 rudal ke Ukraina untuk membantu melindungi warga sipil dan infrastruktur dari drone dan serangan udara Rusia.
Dilansir dari BBC, Senin (1/1), rencana itu diungkapkan usai Rusia melancarkan serangan rudal terhadap Ukraina, yang menewaskan sekitar 30 orang. Shapps mengatakan rencana pengiriman bantuan rudal ini menunjukkan komitmen dukungan Inggris terhadap Ukraina.
Baca Juga: Venezuela Akan Gelar Latihan Militer Usai Inggris Kirim Kapal Perang ke Guyana
“(Presiden Rusia Vladimir) Putin sedang menguji pertahanan Ukraina dan tekad Barat, berharap bahwa ia dapat meraih kemenangan dari kekalahan. Namun ia salah,” kata Shapps.
“Sekarang adalah waktunya bagi dunia untuk bersatu dan melipatgandakan upaya kita untuk memberikan apa yang dibutuhkan Ukraina untuk menang," tambahnya.
Baca Juga: Berencana Mobilisasi 500.000 Tentara Tambahan, Ukraina Rancang Usia Minimal Wajib Militer 25 Tahun
Rudal pertahanan udara yang akan dikirim itu diproduksi di Inggris oleh industri pertahanan MBDA, yang dapat diluncurkan dari pesawat tempur Typhoon dan F-35. Hingga kini, Inggris telah memberikan bantuan militer senilai total 4,6 miliar pound ($5,9 miliar) untuk Ukraina. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































