INTERNASIONAL

Indonesia Kecam Keras Serangan Israel ke Qatar, Ancaman Bagi Stabilitas Kawasan

serangan Israel
Israel melakukan serangan ke kawasan Doha, Qatar. (Foto:_ X:Kahlissee_)

Jakarta, IDM – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mengecam keras serangan Israel ke Doha, Qatar pada Selasa (9/9). Indonesia menilai serangan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan ancaman bagi stabilitas kawasan.

Melalui keterangan resminya, Kemenlu menyatakan serangan Israel terhadap Doha melanggar prinsip dasar Piagam PBB serta kedaulatan negara Qatar.

Baca Juga: Presiden Korut Inspeksi Uji Coba Mesin Rudal Balistik Antarbenua

"Serangan Israel ke Doha, Qatar pada 9 September 2025 merupakan pelanggaran keras terhadap hukum internasional, termasuk Piagam PBB, pelanggaran terhadap kedaulatan Qatar, dan ancaman besar terhadap keamanan dan perdamaian kawasan," tulis pernyataan Kemenlu RI dilansir akun resmi x Rabu (10/9).

Indonesia pun mendesak PBB untuk segera bertindak. Hal itu lantaran perbuatan militer Israel berisiko memperluas konflik di kawasan Timur Tengah.

"Indonesia mengecam agresi ini dan kembali mengulangi seruannya kepada DK PBB untuk melaksanakan mandatnya dengan mengambil langkah segera dan secara tegas menghentikan tindakan Israel dan menjamin akuntabilitas," tegas pernyataan Kemenlu RI.

Baca Juga: Cina, Rusia dan Mongolia Gelar Latma Militer Perbatasan Perdana

Indonesia juga menegaskan kembali solidaritasnya terhadap Pemerintah dan rakyat Qatar dan mendukung semua upaya diplomatis untuk mencapai penyelesaian adil, komprehensif dan perdamaian berkelanjutan di Timur Tengah di bawah Solusi Dua-Negara.

Sebelumnya, Israel melakukan serangan yang menargetkan pimpinan Hamas di Qatar pada Selasa (9/9). Serangan tersebut menyasar negara mediator kunci dalam konflik Gaza.

Serangan militer Israel terhadap Doha berisiko menggagalkan upaya perdamaian di kawasan Timur Tengah. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.