Indonesia Dorong Keterlibatan Militer Perempuan dalam Misi Perdamaian PBB

Jakarta, IDM – Perempuan memiliki peran strategis dalam operasi militer. Dalam hal ini, Indonesia bersama beberapa negara lainnya berkomitmen untuk mendorong keterlibatan perempuan dalam misi pemeliharaan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) hingga 25 persen pada tahun 2028.
Melansir keterangan resmi PMPP TNI, Rabu (16/7), komitmen itu diungkapkan dalam workshop bertajuk "Advancing the Meaningful Participation of Military Women in Protecting Civilians in UN Peacekeeping Operations", di Vietnam, 17 – 22 Juni lalu.
Baca Juga: Buku Putih Pertahanan Jepang Sebut Aktivitas Militer Cina Sebagai Tantangan Strategis
Diikuti 14 peserta dari beberapa negara, Indonesia diwakili oleh Mayor Kal Nia Leniawati dan Mayor Kal Sri Mulyatiningsih.
Selain pentingnya peran perempuan dalam operasi militer, pertemuan itu juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi sekaligus solusi praktis untuk meningkatkan partisipasi perempuan, serta pelatihan berbasis studi kasus yang mengedepankan perspektif gender.
Kendala yang teridentifikasi antara lain ketimpangan gender yang masih mengakar, hambatan budaya yang kerap menjadi penghalang, serta keterbatasan fasilitas yang belum memadai. Sebagai respons, peserta merekomendasikan pelatihan khusus, perekrutan yang bersifat inklusif, serta penyediaan fasilitas yang ramah dan mendukung kehadiran perempuan.
Baca Juga: PBB Sebut Israel Terus Tingkatkan Kekerasan ke Warga Palestina di Tepi Barat
Para partisipan juga mendorong perlunya dukungan berkelanjutan dan reformasi kebijakan dari seluruh negara anggota. Antara lain pengawasan yang transparan dan akuntabel dalam pelaksanaan setiap strategi berbasis gender, demi memastikan manfaat yang nyata dan keberlangsungan program secara menyeluruh.
PBB juga diharapkan memberi insentif konkret kepada negara yang aktif mempromosikan dan mengimplementasikan peran perempuan dalam misi perdamaian. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































