India Luncurkan Serangan Udara ke Sembilan Titik di Pakistan

Jakarta, IDM – India mengatakan bahwa pihaknya telah menggelar 'Operasi Sindoor' dengan meluncurkan serangan udara ke sembilan lokasi di Pakistan dan wilayah Kashmir, yang dikuasai Pakistan pada beberapa waktu lalu.
"Operasi Sindoor menyerang infrastruktur teroris di Pakistan serta Jammu dan Kashmir yang diduduki Pakistan dari mana serangan teroris terhadap India telah direncanakan dan diarahkan. Secara keseluruhan, sembilan lokasi telah menjadi target," kata Kementrian Pertahanan (Kemhan) India, melansir Pib.gov.in, laman pemerintah India, Rabu (7/5).
Baca Juga: Iran Pamer Rudal Qassem Basir, Jangkauan Hingga 1.200 Km
"Langkah-langkah ini diambil menyusul serangan teroris Pahalgam yang menewaskan 25 warga negara India dan satu warga negara Nepal. Kami menepati komitmen bahwa mereka yang bertanggung jawab atas serangan ini akan dimintai pertanggungjawaban," sambungnya.
Setelah serangan tersebut, juru bicara militer Pakistan Ahmed Sharif Chaudhry mengklaim telah membalas dengan menyerang target militer India, termasuk menjatuhkan beberapa pesawat tempur. Ia menyebut serangan India sebagai "tindakan perang yang nyata" dan telah memberi tahu Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) bahwa Islamabad berhak untuk membalas.
Baca Juga: Balas Houthi, Israel Luncurkan Serangan Udara ke Yaman
"Ini dilakukan sebagai tindakan defensif. Pakistan tetap menjadi negara yang sangat bertanggung jawab. Namun, kami akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mempertahankan kehormatan, integritas, dan kedaulatan Pakistan, dengan segala cara," ujarnya.
Saling serang antara kedua negara tetangga bersenjata nuklir ini dilakukan usai serangan sekelompok orang di Pahalgam, wilayah Kashmir India pada 22 April lalu, yang menewaskan 26 orang.
India menyalahkan Pakistan atas serangan itu dan menuding adanya keterlibatan lintas batas Pakistan dengan pelaku serangan, sebuah tuduhan yang langsung dibantah Pakistan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































