Ibukota Ukraina diserang Drone “Kamikaze” Rusia

IDM - Rusia kembali menyerang setelah meluncurkan rentetang rudal pada pekan lalu ke Ibukota Kyiv, Ukraina, Senin (17/10). Pada serangan kali ini, Rusia meluncurkan pesawat tanpa awak (drone) Kamikaze yang menargetkan bangunan sipil dan fasilitas energi.
Kamikaze bermuatan bahan peledak menghantam dan membakar gedung-gedung sipil yang membuat warga berlarian mencari perlindungan. Serangan itu menyebabkan ketakutan dan ketegangan saat ledakan mengguncang Kota Kyiv. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebutkan bahwa serangan tersebut merupakan upaya rusia untuk meneror warga sipil.
“Saat ini ada serangan baru dari pesawat tak berawak Rusia. Dunia dapat dan harus menghentikan teror ini. Ketika kita berbicara tentang kebutuhan Ukraina akan pertahanan udara dan rudal, kita berbicara tentang kehidupan nyata yang diambil oleh teroris,” ujar Zelenzkyy, dilansir dari President.gov.ua, sebuah laman resmi Pemerintah Ukraina, Senin (17/10).
Rusia menyerang dengan 28 Kamikaze yang menyebabkan pemadaman listrik di Kota Kyiv. Dilansir dari Twitter Walikota Kyiv Vitaliy Klytschko, Senin (17/10), pasukan pertahanan Ukraina berhasil menangkal hampir seluruh Kamikaze Rusia, namun sebanyak lima ledakan menghancurkan bangunan di beberapa titik. Klytschko menghimbau warga untuk tidak berada di pusat Kota Kyiv dan segera berlindung ketika sirine peringatan berbunyi.
Sejak invasi pada februari lalu, Rusia belum mundur bahkan terus memperkuat serangan militernya. Menurut Zelenskyy, Ukraina membutuhkan lebih banyak sistem pertahanan udara untuk mengalahkan Rusia.
“Tetapi untuk menjamin perlindungan wilayah Ukraina dan mengurangi kemampuan teroris Rusia menjadi nol, kita membutuhkan sistem pertahanan udara yang jauh lebih modern dan penyediaan rudal yang lebih besar,” ujar Zelenskyy. (BP)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































