Houthi Serang Bandara Internasional Aden di Yaman

Jakarta, IDM – Pemerintah Yaman menyatakan bahwa Houthi telah meluncurkan rudal balistik dan drone ke Bandara Internasional Aden pada Rabu (7/10) pagi waktu setempat.
Baca Juga: Lalui Proses Diplomasi Panjang, Kemlu Fasilitasi Kepulangan 4 Kru Kapal dari Perompak Somalia
Melansir Al Jazeera, Kementerian Transportasi Yaman mengungkapkan, Houthi menargetkan landasan pacu dan terminal penumpang dengan dua rudal balistik dan beberapa drone.
"Salah satu rudal jatuh di dekat landasan pacu beberapa menit sebelum pesawat Yaman dari Kairo dijadwalkan mendarat. Kami membatalkan pendaratan pesawat yang datang dari Kairo dan mengalihkan rutenya ke Jeddah [Arab Saudi] demi keselamatan penumpang," ujar Kementrian Transportasi Yaman.
Lebih lanjut, mereka mengevakuasi terminal bandara dan memindahkan dua pesawat dari area landasan parkir segera setelah serangan tersebut. "Insiden ini bisa saja dengan mudah mengubah penerbangan sipil menjadi bencana kemanusiaan yang mengerikan, yang merenggut nyawa puluhan orang tak berdosa dalam sekejap," katanya.
Baca Juga: Houthi Klaim Serang Arab Saudi, Tiga Orang Terluka
Bandara Internasional Aden merupakan salah satu fasilitas yang berada di bawah kendali Pemerintah Yaman, yang diakui secara internasional. Sejak Houthi mengambil alih Ibu Kota Sanaa pada 2014, wilayah Aden telah menjadi pusat pemerintahan sekaligus ekonomi.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































