Houthi Ancam Blokade Maritim Arab Saudi

Jakarta, IDM – Di tengah konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS), kelompok militan Houthi yang berbasis di Yaman mengancam akan melakukan blokade maritim terhadap Arab Saudi di Selat Bab al-Mandeb.
Baca Juga: Indonesia Dorong Hasil Nyata sebagai Kredibilitas ASEAN
Houthi menyebutnya sebagai balasan atas serangan terhadap Bandara Internasional Sanaa, Yaman, pada pekan lalu. Mereka menganggapnya sebagi upaya Arab Saudi untuk mengganggu penerbangan yang membawa para pemimpin Houthi kembali dari Iran, tempat mereka menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Houthi juga meluncurkan rudal dan drone ke Bandara Internasional Abha, Arab Saudi. Mereka menegaskan “kesiapan penuh untuk semua opsi” dan memeringatkan bahwa tindakan Arab Saudi akan dibalas dengan prinsip ‘mata ganti mata’.
Sementara, militer Arab Saudi mengatakan akan tetap membuka jalur perairan tersebut. “Semua ancaman Houthi terhadap kapal yang melintas akan ditangani dengan cepat dan tegas, karena ancaman tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan termasuk dalam tindakan pembajakan maritim,” kata Mayor Jenderal Turki al-Malki, juru bicara militer Arab Saudi melansir AP, Selasa (21/7).
Baca Juga: Negara-negara Teluk Terus Menangkal Serangan Iran
Bab el-Mandeb, di ujung selatan Semenanjung Arab merupakan pintu gerbang menuju Laut Merah yang biasanya dilalui sekitar 12% perdagangan dunia. Seperempat perdagangan kontainer global transit melalui selat selebar 32 kilometer ini menuju dan dari Terusan Suez.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































