Helikopter Panther Meksiko Jatuh, 3 Personel Militer Tewas

Jakarta, IDM - Angkatan Laut Meksiko mengatakan bahwa helikopter Eurocopter Panther jatuh di Laut Pasifik tak lama setelah lepas landas dari dek kapal patroli. Sebanyak tiga personel tewas dan dua lainnya hilang.
Dilansir dari AP, Kamis (7/3), otoritas militer Meksiko masih melakukan pencarian terhadap personel yang hilang usai kecelakaan pada beberapa waktu lalu. Penyebab kecelakaannya pun masih diselidiki.
Baca Juga: Ukraina Bentuk Kekuatan untuk Serangan Balasan Baru di Tahun 2024
Sementara, dari total delapan orang yang berada di dalam helikopter, tiga diantaranya berhasil diselamatkan dan telah mendapat perawatan. Kini, kondisi mereka dilaporkan sudah stabil.
Helikopter Eurocopter Panther lepas landas dari kapal patroli laut jarak jauh sekitar 200 mil laut (370 kilometer) barat daya pelabuhan pantai Pasifik Lazaro Cardenas. Penerbangan itu merupakan bagian dari patroli rutin untuk mendeteksi pengiriman kokain yang seringkali melalui laut.
Baca Juga: Tanggapi Latihan Korsel-AS, Presiden Korut Perintahkan Pasukan untuk Siap Perang
Kecelakaan ini merupakan yang kedua kalinya melibatkan personel militer dalam dua minggu terakhir. Sebelumnya, Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador mengatakan bahwa tujuh personel militer tersapu gelombang saat latihan di lepas pantai dekat pangkalan militer di Ensenada.
Sementara, kecelakaan helikopter juga pernah terjadi pada Juli 2022 lalu. Saat itu Black Hawk jatuh di wilayah Sinaloa dan menewaskan 14 marinir. Namun, penyebabnya tidak dijelaskan kepada publik. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































