INTERNASIONAL

Helikopter MRH-90 Taipan Australia Terjatuh, Latihan Talisman Sabre 23 Dihentikan Sementara

Helikopter
Helikopter MRH-90 Australia saat latihan AUSINDEX 2019. (Foto: Dok. Navy.gov.au)

Jakarta, IDM - Latihan militer Talisman Sabre 23 terpaksa harus dihentikan sementara usai kecelakaan helikopter Angkatan Darat Australia pada beberapa waktu lalu. Sebanyak empat orang awak dilaporkan hilang di Samudera Pasifik.

Dilansir dari Defense.gov.au, laman resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan) Australia, Sabtu (29/7), helikopter MRH-90 Taipan Australia tiba-tiba hilang kendali dan jatuh ke perairan sekitar lepas pantai Queensland, Samudera Pasifik pada Jumat (28/7) pukul 22.30 waktu setempat.

Baca Juga: Korut Gelar Parade Militer, Pengamat: Pamer Kekuatan ke AS dan Korsel

"Helikopter MRH-90 Taipan Angkatan Darat Australia telah menghantam perairan dekat Pulau Lindeman, lepas pantai Queensland. Pesawat itu berpartisipasi dalam latihan Talisman Sabre 2023 pada Jumat larut malam. Sebanyak empat awak berada di dalam pesawat pada saat kejadian dan saat ini hilang," tulis Kemhan Australia.

Hingga kini, proses pencarian masih berlangsung dan belum ada progres yang signifikan. Oleh sebab itu, Direktur latihan Talisman Sabre Brigadir Damian Hill mengumumkan bahwa latihan itu akan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

"Saya telah memprakarsai ditundanya latihan di seluruh Australia untuk semua peserta Talisman Sabre," kata Hill.

Baca Juga: AS Rangkul Australia Hadapi ‘Perilaku Intimidasi’ Cina

Senada, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menhan Australia Richard Marles menyebut pihaknya kini berfokus untuk menangani insiden itu secara maksimal. Menurut Marles, keluarga korban pun telah diberitahu tentang kecelakaan itu dan mengharapkan hasil terbaik.

Helikopter MRH-90 Taipan merupakan armada Australia yang sudah tergolong tua dan telah direncanakan untuk 'dipensiunkan'. Bahkan, sebelum kecelakaan kemarin, helikopter yang kondisinya sudah tidak prima ini juga pernah terjatuh saat berlatih pada bulan Maret lalu. Sebanyak dua awak berhasil selamat melontarkan diri dan helikopter itu disebut mengalami kerusakan mesin. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.