Helikopter Apache Israel Serang Kamp Palestina, 5 Orang Tewas

Jakarta, IDM - Helikopter tempur Israel menyerang sejumlah kamp pengungsi di Jenin, Tepi Barat pada beberapa waktu lalu. Konflik itu dilaporkan telah menewaskan setidaknya tiga warga Palestina dan puluhan lainnya terluka.
Dilansir dari BBC, Selasa (20/6), serangan itu dilakukan sebagai tanggapan atas tindakan militan Palestina yang meledakkan bom rakitan ke kendaraan tempur yang sedang membawa beberapa tentara Israel.
Baca Juga: Korut Akui Gagal Saat Uji Coba Satelit Militer
Tindakan tersebut menandai yang pertama kali Pasukan Israel menggunakan helikopter Apache selama konflik dengan Palestina, yang telah berlangsung sejak dua dekade lalu. Helikopter itu disebut menembaki militan Palestina di darat dan berusaha menyelamatkan tentara yang terjebak.
"Tank pengangkut pasukan Panther dihantam oleh improvised explosive device (sejenis bom rakitan) yang tidak biasa. Setelah itu helikopter Apache Israel menembaki area terbuka untuk mengusir orang-orang bersenjata, dan kami mengeluarkan tentara yang terjebak dari tank tersebut," kata juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Richard Hecht.
Baca Juga: Ukraina Klaim Berhasil Rebut Delapan Wilayah dari Pasukan Rusia
Sementara, Otoritas Palestina menggambarkan serangan bersenjata sebagai "agresi Israel terhadap Jenin yang merupakan eskalasi serius dan berbahaya sehingga harus segera dihentikan."
Selama 18 bulan terakhir, Israel telah mengintensifkan serangan terhadap militan dan menghancurkan pemukiman di Tepi Barat yang diduduki Palestina. Sejak awal tahun ini, setidaknya 161 warga Palestina tewas di Tepi Barat dan Jalur Gaza. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































