Hamas Kecam Dewan Perdamaian Gaza Tolak Bekerja Sama dengan UNRWA

Jakarta, IDM – Hamas mengecam keputusan Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) untuk tidak bekerja sama dengan Badan PBB UNRWA, yang fokus untuk membantu para pengungsi Palestina.
Melansir Al Jazeera, Senin (28/9), kata juru bicara Hamas, Hazem Qassem menyebut keputusan BoP "penyelarasan penuh dengan posisi Zionis [Israel]" yang bertujuan menghentikan operasi UNRWA, sekaligus menghapuskan hak para pengungsi untuk kembali ke rumah mereka.
Baca Juga: Tak Hanya Perdamaian, Indonesia Desak Pemulihan Kehidupan Masyarakat Gaza
"Ganjil bagi BoP untuk mengambil sikap bermusuhan terhadap UNRWA, sementara di saat yang sama gagal memberikan bantuan ke Gaza atau mendesak pihak pendudukan untuk mematuhi kesepakatan gencatan senjata dan menghentikan pembunuhan warga Palestina setiap harinya di wilayah tersebut," kata Qassem.
UNRWA, yang didirikan pada tahun 1949, selama beberapa dekade telah menyediakan bantuan dan layanan pendidikan bagi pengungsi Palestina serta menjaga hak-hak warga Palestina termasuk hak pengungsian untuk kembali ke rumah.
Israel pernah menuduh staf UNRWA berafiliasi dengan kelompok militan di Gaza. Israel juga menginginkan pembubaran badan tersebut.
Baca Juga: Araghchi Tegaskan Iran Siap Perang Skala Besar
Pada pekan lalu melalui platform X @BoardofPeace, BoP menyatakan bahwa keterlibatan UNRWA di Gaza tidak berubah. "Kami hanya akan bekerja sama dengan mitra tepercaya yang mampu memberikan hasil nyata bagi penduduk Gaza serta berkontribusi mewujudkan wilayah Gaza yang bebas dari radikalisme. UNRWA tidak memenuhi kriteria-kriteria penting tersebut," katanya.
"Pendekatan kami adalah langkah yang tepat untuk mengurangi ketergantungan yang berkepanjangan dan membawa Gaza menuju ekonomi mandiri yang berkembang pesat, yang pada gilirannya menciptakan peluang serta kondisi kehidupan yang lebih baik bagi rakyat Palestina," jelas BoP.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































