INTERNASIONAL

Hadiri G20 Secara Virtual, Presiden Ukraina Serukan agar Perang Berakhir

Presiden Ukraina Serukan agar Perang Berakhir
Presiden Ukraina menghadiri KTT G20 secara virtual (Dok. President.gov.ua)

Jakarta, IDM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menghadiri KTT G20 Bali secara virtual, Selasa (15/11). Dalam pidatonya, ia menyerukan untuk menghentikan perang destruktif Rusia dan menyelamatkan ribuan nyawa.

Dilnsir dari President.gov.ua , Selasa (15/11), Presiden Zelensky menyebutkan bahwa ia sedang berada di Kyiv setelah dari kota Kherson, salah satu kota yang diduduki Rusia sejak invasi pada 24 Februari lalu. Menurutnya, Ukraina telah mengalami kemajuan dengan memukul mundur pasukan Rusia di beberapa kota. Meskipun begitu, Ukraina masih terus siap siaga dan ia menyebutkan bahwa kedaulatan wilayah dan kemerdekaan Ukraina bukanlah suatu hal yang dapat ditawar.

“Ukraina tidak boleh ditawarkan untuk membuat kompromi kedaulatan, wilayah dan kemerdekaannya,” ujarnya.

Dihadapan para pemimpin yang hadir di G20, Zelensky menyerukan bahwa sudah saatnya untuk menghentikan perang destruktif Rusia. Secara tegas ia menjelaskan visi Ukraina menuju perdamaian yang dapat menyelamatkan ribuan nyawa.

“Saya yakin sekaranglah saatnya perang destruktif Rusia harus dan dapat dihentikan,” ucapnya.

Menurut Zelensky, Rusia telah melanggar Piagam PBB perihal prinsip kedaulatan yang setara diantara seluruh anggotanya. Oleh karena itu, hukum internasional harus diterapkan dengan adil tanpa kepentingan sepihak.

Baca: Presiden AS-Cina bertemu di Bali, Diskusi 3 Isu Utama

“Piagam PBB tidak dapat diterapkan secara parsial, selektif atau sekehendak hati. Rusia harus menegaskan kembali integritas wilayah Ukraina dalam kerangka resolusi yang relevan dari Majelis Umum PBB,” ujarnya.

Menutup pidatonya, Zelensky berterima kasih kepada semua orang yang membantu melindungi kebebasan dan memulihkan perdamaian Ukraina. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.