INTERNASIONAL

Hadapi Korut, AS dan Korsel Sepakat Bentuk Badan Konsultatif Nuklir

Joe Biden, Yoon Suk Yeol d
Presiden AS Joe Biden bertemu Presiden Korsel Yoon Suk Yeol di Washington (Foto: Dok. Twitter/President Biden)

Jakarta, IDM – Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) telah sepakat untuk memperkuat kerja sama pertahanan melalui Deklarasi Washington. Melalui kesepakatan tersebut, kedua negara akan membentuk Badan Konsultatif Nuklir atau Nuclear Consultative Group (NCG) yang bertujuan untuk mencegah ancaman agresi nuklir Korea Utara (Korut).

Deklarasi Washington ini diraih setelah Presiden Joe Biden dan Presiden Yoon Suk Yeol bertemu di Gedung Putih, Washington, Rabu (26/4). Dalam pertemuan tersebut, Biden mengungkapkan aliansi dengan Korsel diperkuat di tengah serangkaian tindakan provokatif berupa uji coba rudal maupun pengembangan nuklir Korut.

Baca Juga: Pesawat Tempur MiG-31 Milik Rusia Jatuh Saat Jalani Latihan Terbang

“Perjanjian pertahanan bersama kita sangat kuat termasuk komitmen untuk memperluas pencegahan ancaman nuklir. Ini sangat penting dalam menghadapi meningkatnya ancaman Korut dan pelanggaran sanksi AS secara terang-terangan,” ujar Biden melansir Whitehouse.gov, Jumat (28/4).

Nantinya, NCG akan merumuskan pendekatan dan strategi menghadapi skenario ancaman nuklir yang berlandaskan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. Kedua negara akan dipersiapkan untuk bertahan dari serangan potensial melalui simulasi dan perencaan bersama.

Baca Juga: Cina Sepakat Pererat Kerja Sama Militer dengan Pakistan

Berdasarkan deklarasi ini AS maupun Korsel tidak akan mengembangkan persenjataan nuklir. Namun, Pentagon akan mengerahkan aset strategis seperti kapal selam nuklir ke wilayah perairan Korsel untuk pertama kalinya sejak awal 1980-an.

"Kedua negara kami telah sepakat untuk segera melakukan konsultasi presiden bilateral jika terjadi serangan nuklir Korut dan berjanji untuk menanggapi dengan cepat dan tegas menggunakan kekuatan penuh aliansi," ungkap Yoon. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.