Hadapi Ancaman Peluncuran Satelit Korut, Militer Korsel Gelar Latihan Pertahanan

Jakarta, IDM - Korea Selatan (Korsel) menggelar latihan pertahanan di dekat perbatasan Korut untuk menghadapi ancaman yang ditimbulkan dari peluncuran satelit pengintai militer.
Dilansir dari The Korea Times, Rabu (31/5), latihan gabungan antara Angkatan Laut, Udara dan Darat digelar di tiga pulau yaitu Baengnyeong, Yeonpyeong, Daecheong, Socheong, dan Udo. Latihan ini merupakan respons tegas, satu hari setelah Korut mengumumkan rencananya untuk meluncurkan satelit pengintai militer.
Baca Juga: Paus yang Diduga Mata-mata Rusia Muncul di Swedia
"Kami telah memperkuat postur pemantauan untuk persiapan provokasi Korea Utara selama periode latihan," bunyi pernyataan pihak militer Korsel.
Latihan tersebut menjadi yang pertama kalinya dalam enam tahun komando gabungan digelar. Skenario tempur pun berfokus menghadapi ancaman keamanan Korut.
Baca Juga: Korut Akui Gagal Luncurkan Satelit Pengintai Militer
Setelah Korut gagal meluncurkan satelitnya pagi tadi, Korsel sempat merilis peringatan perang (wartime alert) terhadap warganya. Sebelumnya, Seoul dan Washington pun dilaporkan telah memobilisasi pesawat pengintai RC-800, RF-16, pesawat pengintai strategis U-2S dan pesawat misi elektronik khusus RC-12X untuk memantau pergerakan pemerintah Kim Jong Un. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































