INTERNASIONAL

Gelar Pameran Pertahanan, Presiden Korut Kembali Kecam Korsel-AS

Presiden Korut Kim Jong Un
Presiden Korut Kim Jong Un hadir dalam pameran pertahanan Defence Development 2025. (Foto: Dok. KCNA)

Jakarta, IDM – Korea Utara (Korut) menggelar pameran pertahanan untuk tahun ketiga berturut-turut. Kim Jong Un, pemimpin negara komunis itu, menggambarkannya sebagai hasil dari upaya modernisasi militer sekaligus memperkuat pertahanan dari ancaman, khususnya Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS).

Melansir laman media pemerintah Korut, KCNA, Selasa (7/10), Defence Development-2025 dimulai di Pyongyang pada beberapa waktu lalu. Pameran ini digelar untuk sekaligus memperingati hari jadi ke-80 berdirinya Partai Buruh Korea (WPK) pada 10 Oktober mendatang.

Baca Juga: Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL Peringati HUT TNI ke-80 di Laut Mediterania

"Ini hasil terbaru dari proyek-proyek penting… untuk menempatkan struktur kemampuan militer DPRK, dengan penangkal nuklir sebagai tulang punggung, pada pijakan yang semakin modern dan maju," kata Kim, mengacu pada DPRK nama resmi Korut.

Lebih lanjut, Kim kembali menilai Korsel dan AS sengaja menggelar latihan militer rutin dengan skenario operasi nuklir dan memperluas aset pertahanan guna mengancam keamanan negaranya.

"Kami mengamati AS dengan saksama. Pengerahan teknologi serangan dan pengintai strategis… serta mobilisasi untuk tindakan permusuhan untuk memunculkan ancaman baru terhadap keamanan negara kita," imbuhnya.

Baca Juga: Israel dan Hamas Mulai Perundingan Tak Langsung untuk Akhiri Konflik

Oleh sebab itu, ia menegaskan telah mengambil langkah untuk menghadapi ancaman tersebut, dengan menugaskan "aset khusus" yang sesuai untuk "target utama dalam perhatian kita."

Menanggapi pernyataan Kim, Kantor Kepresidenan Korsel meminta Pyongyang untuk melakukan upaya dialog dan kerja sama.

"Kami berharap Korut akan terlibat dalam dialog dan kerja sama demi perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea dan dalam komunitas internasional," tulis Kantor Kepresidenan Korsel melansir Yonhap. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.