Erdogan: Turki Akan Ratifikasi Keanggotaan Swedia Jika AS Setuju Jual F-16

Jakarta, IDM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pihaknya akan menyetujui proposal Swedia untuk bergabung dengan aliansi militer NATO jika Amerika Serikat (AS) membuka jalan untuk penjualan pesawat tempur F-16 dan teknologi terkait ke Turki.
Dilansir dari The New York Times, Rabu (27/9), Erdogan mengungkapkan bahwa Menlu Turki Hakan Fidan dan Menlu AS Antony Blinken telah membahas permohonan Swedia untuk menjadi anggota NATO pada minggu lalu. Menurutnya, AS harus sepakati penjualan F-16 terlebih dahulu sebelum Turki meratifikasi permintaan keanggotaan Swedia.
Baca Juga: Filipina Klaim telah Singkirkan Penghalang Terapung Cina di Scarborough Shoal
“Jika mereka (AS) menepati janjinya, parlemen kami juga akan menepati janjinya. Parlemen Turki akan mengambil keputusan akhir mengenai keanggotaan Swedia di NATO,” kata Erdogan.
Sementara, Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengatakan ia ingin memiliki kesempatan untuk berbicara langsung dengan Erdogan terkait proposal keanggotaannya di NATO.
Baca Juga: Singapura Ledakkan Bom Perang Dunia II Seberat 100 Kilogram
Sebagai informasi, Swedia dan Finlandia mengajukan permohonan gabung NATO setelah invasi Rusia ke Ukraina. Namun, Turki hanya menerima permohonan Finlandia untuk menjadi anggota ke-31 pada April lalu.
Turki kini berupaya untuk modernisasi armada tempur dengan F-16 usai AS menolak untuk menjual F-35 karena keputusan Erdogan untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia. Akuisisi itu dipandang sebagai ancaman potensial bagi aliansi NATO. Akibatnya, Turki dikeluarkan dari program F-35 pada 2019. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































