Empat Proyektil Hantam Dua Kapal Tanker Melintasi Oman

Jakarta, IDM – UK Maritime Trade Operations (UKMTO), badan yang mengoordinasikan informasi guna menjaga keselamatan kapal komersil dari berbagai ancaman saat berlayar, menyatakan bahwa dua kapal terkena empat proyektil tak dikenal di lepas pantai Oman.
Baca Juga: Indonesia Bersama 7 Negara Dukung Pelarangan Impor Barang dari Permukinan Ilegal Israel
Melalui platform X @UK_MTO, Jumat (11/9), UKMTO mengungkapkan menerima laporan insiden itu dari pihak ketiga, yang terjadi sekitar 4 mil laut (7,4 kilometer) sebelah barat Khasab, Oman. UKMTO juga menerima laporan bahwa nahkoda kapal lain melihat empat proyektil tak dikenal menghantam kedua kapal tersebut pada jarak sekitar 6 mil laut (11 kilometer) di sebelah utara posisinya.
Salah satu kapal tanker mengalami kebakaran akibat serangan proyektil tersebut. Sementara, status kapal kedua belum diketahui secara pasti dan pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan. "Kapal-kapal diimbau untuk melintas dengan hati-hati dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada UKMTO," katanya.
Baca Juga: AS Dukung Lebanon Tegakkan Kedaulatan
Laporan ini muncul di tengah ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz. Pada akhir bulan lalu, UKMTO melaporkan serangan tiga proyektil tak dikenal terhadap sebuah kapal tanker yang melintas sekitar 17 mil laut (31 kilometer) sebelah barat Khasab, Oman. Kapal itu berupaya keluar dari Selat Hormuz melalui koridor Oman tersebut.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































