DPR: Pertemuan Presiden Prabowo-Putin jadi Kunci Redam Konflik Global

Jakarta, IDM – Dukungan terhadap langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto terus menguat jelang pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh menilai kunjungan tersebut sebagai momentum strategis untuk memperkuat peran Indonesia dalam percaturan global.
Baca Juga: Komisi I DPR: Aksi Israel di Beirut Cederai Upaya Perdamaian Global
Menurutnya, situasi geopolitik dunia yang kian kompleks, terutama ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, membutuhkan inisiatif diplomasi yang kuat dan berimbang.
“Kunjungan ke Rusia sangat penting dalam membahas kondisi geopolitik global. Ini menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam mewujudkan keamanan dan perdamaian dunia,” ujar Oleh Soleh.
Ia menekankan Indonesia bersama Rusia memiliki posisi strategis untuk mendorong lahirnya gencatan senjata permanen, sekaligus mengakhiri berbagai konflik bersenjata yang terus berlarut.
Baca Juga: DPR Dorong Indonesia Ambil Peran Strategis Wujudkan Perdamaian Permanen AS-Iran
Di sisi lain, ia juga menyoroti peluang kerja sama energi antara Indonesia dan Rusia yang dinilai krusial dalam menjaga stabilitas pasokan minyak di tengah ketidakpastian global.
“Kerja sama energi harus diperkuat agar pasokan tetap stabil dan tidak memicu gejolak harga yang berdampak pada ekonomi nasional,” tegasnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































