PARLEMEN

DPR Nilai Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris Strategis di Tengah Geopolitik Global

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini
Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini. (Foto: Dok. DPR RI)

Jakarta, IDM – Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Inggris dinilai sebagai langkah diplomatik yang strategis dan relevan dengan dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menekankan pentingnya posisi Inggris dalam arsitektur keamanan internasional.

Menurut Amelia, Inggris tetap menjadi aktor kunci dalam percaturan global, baik melalui perannya di NATO, pengaruhnya di kawasan Eropa, maupun jejaring intelijen global yang dimilikinya.

Oleh karena itu, kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo mencerminkan pendekatan politik luar negeri Indonesia yang pragmatik, berimbang, dan berorientasi pada kepentingan nasional jangka panjang.

Baca Juga: DPR Minta BSSN Susun Peta Ancaman Siber Nasional sebagai Pilar Keamanan Negara

“Kunjungan ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu membaca perubahan lanskap geopolitik dunia secara cermat, terutama di tengah meningkatnya ketegangan global, fragmentasi tatanan internasional, serta pergeseran pusat kekuatan dunia,” ujar Amelia.

Amelia menilai terdapat sejumlah langkah strategis yang perlu ditindaklanjuti secara konkret pascakunjungan tersebut. Salah satu yang utama adalah penguatan kerja sama pertahanan dan keamanan.

“Inggris memiliki kapabilitas unggul dalam teknologi pertahanan, modernisasi alutsista, serta sistem keamanan siber dan intelijen,” ucap Amelia.

“Ini merupakan peluang penting bagi Indonesia untuk mendukung transformasi postur pertahanan nasional, termasuk peningkatan interoperabilitas dan penguatan industri pertahanan dalam negeri,” tambahnya.

Baca Juga: Soroti Tantangan Global, DPR Tegaskan Pentingnya Dokumen Strategi Pertahanan Nasional 2026

Selain itu, Amelia menyoroti pentingnya pendalaman dialog strategis terkait geopolitik dan keamanan kawasan.

Inggris dinilai masih memiliki pengaruh signifikan dalam merespons dinamika Indo-Pasifik, termasuk isu Laut Cina Selatan, keamanan maritim, dan stabilitas kawasan.

“Indonesia dapat memosisikan diri sebagai mitra strategis yang kredibel sekaligus penyeimbang dalam menjaga stabilitas regional,” ungkapnya.

Aspek lain yang tak kalah penting adalah penguatan diplomasi ekonomi dan teknologi strategis. Amelia menyebut Inggris sebagai salah satu pusat inovasi global di bidang teknologi pertahanan, energi terbarukan, dan kecerdasan buatan.

Baca Juga: DPR: Pemerintah Responsif Lindungi WNI di Zona Konflik

“Kerja sama yang terarah dapat mendukung agenda kemandirian teknologi nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global,” paparnya.
Lebih lanjut, Amelia juga menekankan perlunya kerja sama Indonesia dan Inggris dalam tata kelola keamanan global dan multilateralisme.

Di tengah melemahnya efektivitas institusi internasional, kedua negara dinilai dapat berperan aktif mendorong reformasi tata kelola global yang lebih adil, inklusif, dan berbasis hukum internasional.

Namun demikian, Amelia mengingatkan bahwa kunjungan kenegaraan tersebut tidak boleh berhenti pada simbolisme diplomatik semata.

“Diperlukan tindak lanjut yang konkret, terukur, dan berorientasi hasil agar kemitraan Indonesia–Inggris benar-benar berkontribusi pada penguatan kedaulatan, keamanan nasional, serta posisi strategis Indonesia di panggung global,” pungkas Amelia. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.