DPR Ingatkan Efisiensi BBM TNI Jangan Korbankan Kesiapan Tempur

Jakarta, IDM – Rencana efisiensi bahan bakar minyak (BBM) di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI mendapat perhatian dari Komisi I DPR RI.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menilai kebijakan tersebut perlu dilihat secara komprehensif agar tidak berdampak pada kesiapan operasional militer.
Menurut Amelia, efisiensi anggaran memang penting sebagai bagian dari perbaikan tata kelola logistik pertahanan, terutama di tengah dinamika global yang memengaruhi pasokan energi.
Baca Juga: Diplomasi Lebaran Presiden Prabowo: Dari Silaturahmi Nasional hingga Penguatan Posisi Global
Namun, ia menegaskan penghematan tidak boleh mengorbankan kemampuan utama TNI dalam menjaga kedaulatan negara.
Penggunaan BBM, lanjutnya, berkaitan erat dengan kesiapan tempur, intensitas latihan, hingga mobilitas pasukan di lapangan. Oleh sebab itu, kebijakan efisiensi harus dirancang secara hati-hati dan berbasis kebutuhan operasional.
Amelia juga menyoroti perlunya pendekatan berbeda antara kendaraan dinas dan alat utama sistem persenjataan (alutsista).
Baca Juga: Kasus Penyiraman Andrie Yunus, DPR Minta TNI Lakukan Pembenahan dan Evaluasi
Untuk kendaraan dinas, efisiensi dapat dilakukan melalui digitalisasi dan pengawasan penggunaan BBM secara ketat.
Sementara itu, pada alutsista diperlukan pendekatan teknis seperti modernisasi mesin dan pengaturan siklus operasional.
“Efisiensi tidak boleh diterjemahkan sebagai pengurangan yang berpotensi menurunkan readiness TNI. Keseimbangan antara penghematan dan kesiapan operasional adalah kunci,” pungkas Amelia. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































