Dorong Reformasi PBB, Komisi I Minta Hak Veto Dihapus

Jakarta, IDM – Anggota Komisi I DPR RI, Taufiq R. Abdullah, menekankan substansi pidato Presiden Prabowo dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York patut diapresiasi.
Selain menyuarakan dukungan terhadap perdamaian dunia, Presiden Prabowo menekankan pentingnya persatuan global dan penguatan peran PBB.
“Dari sisi substansi, pesan Pak Prabowo jelas: dunia membutuhkan persatuan, perdamaian, dan PBB yang kuat,” tegas Taufiq.
Baca Juga: Komisi I Soroti Dugaan Penyelundupan Senjata OPM dari Australia
Namun, Taufiq mendesak PBB benar-benar dapat berperan sebagai lembaga demokratis, diperlukan reformasi mendasar. Ia menyoroti khususnya soal hak veto yang selama ini hanya dimiliki negara-negara tertentu.
“Kalau PBB mau menjadi lembaga demokratis, maka tidak boleh ada hak veto. Apalagi dalam hal penting seperti persetujuan kemerdekaan Palestina. Saat ini, 142 negara sudah menyetujui hak kemerdekaan Palestina, hanya sedikit yang menolak,” ungkapnya.
Maka, Taufiq mendorong agar proses pengambilan keputusan di PBB dilakukan secara lebih demokratis. “PBB harus melakukan reformasi besar-besaran, terutama dalam komposisi hak anggota. Hanya dengan begitu, PBB bisa benar-benar menjadi rumah besar demokrasi dunia,” ujarnya.
Baca Juga: Anggota DPR Dukung Penuh Seruan Prabowo Soal Palestina di Sidang Umum PBB
Taufiq juga menilai pidato Presiden Prabowo memiliki arti penting, tidak hanya dari segi posisi yang strategis, tetapi juga karena Indonesia kembali tampil dalam forum internasional tersebut setelah cukup lama absen.
“Ini cukup membanggakan, karena pemimpin negara kita sudah lama tidak tampil di Sidang Majelis Umum PBB,” pungkasnya. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































