Dilarang Israel Beroperasi, UNRWA: Ini akan Memperburuk Penderitaan Warga Palestina

Jakarta, IDM – Komisaris Jenderal Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini mengecam keputusan Israel yang melarang badan tersebut beroperasi di Israel maupun di wilayah yang diduduki.
Ia mengatakan bahwa hal yang belum pernah terjadi sebelumnya itu "menentang Piagam PBB dan melanggar kewajiban negara Israel patuh di bawah hukum internasional".
Baca Juga: Dianggap Terlibat Kegiatan Teroris, Israel Larang Badan PBB untuk Pengungsi Palestina Beroperasi
"Ini hanya akan memperdalam penderitaan warga Palestina, terutama di Gaza, tempat orang-orang telah mengalami lebih dari setahun neraka," katanya melalui platform X, Selasa (29/10).
UNRWA merupakan badan PBB yang memberi bantuan pendidikan, kesehatan, dan keperluan lainnya kepada jutaan warga Palestina di Gaza, Tepi Barat, Yordania, Lebanon hingga Suriah
Menurut Lazzarini, pelarangan tersebut akan merampas akses pendidikan dari lebih dari 650.000 anak perempuan & laki-laki, yang membahayakan seluruh generasi anak-anak di Palestina.
"Gagalnya menolak RUU ini akan melemahkan mekanisme multilateral bersama yang telah dibentuk setelah Perang Dunia II. Hal ini seharusnya menjadi perhatian semua orang." pungkasnya.
Baca Juga: Korut Tuduh Korsel Kirim Drone untuk Menyebarkan Propaganda
Sebelumnya, anggota parlemen Israel memberikan suara mayoritas untuk menyetujui dua RUU, yakni melarang UNRWA "aktivitas apa pun" atau menyediakan layanan apa pun di dalam Israel, termasuk wilayah Yerusalem Timur, Gaza, dan Tepi Barat yang dianeksasi.
Kemudian, RUU kedua membatalkan perjanjian Comay-Michelmore pada 1967, tentang izin dan memfasilitasi UNRWA.(bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































