Di Hadapan PBB, Indonesia Desak Tidak Ada Veto Terkait Keanggotaan Penuh Palestina

Jakarta, IDM – Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir mendesak agar negara-negara anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) tidak mengeluarkan veto untuk mencegah keanggotaan penuh Palestina di PBB.
Dalam Konferensi Tingkat Tinggi PBB bertajuk “Peaceful Settlement of Palestine and the Two-State Solution” di Markas PBB New York, Senin (28/7) waktu setempat, ia menekankan pentingnya memanfaatkan momentum guna mewujudkan solusi dua negara.
Baca Juga: Satu dari Tiga Warga Gaza Tak Makan Berhari-hari
"Kita telah menginvestasikan waktu dan upaya yang signifikan dalam mempersiapkan konferensi tingkat tinggi ini. Oleh karena itu, kita harus memastikan momentum dalam mewujudkan solusi dua negara tetap terjaga pascakonferensi, termasuk tidak memveto keanggotaan penuh Palestina di PBB," ujarnya melansir YouTube United Nations, Selasa (29/7).
Adapun, terdapat lima anggota tetap DK PBB yang memiliki wewenang veto yakni Cina, Prancis, Rusia, Inggris, dan Amerika Serikat.
Ia pun mengatakan bahwa Indonesia bersama Italia berkesempatan menjadi pemimpin bersama Kelompok Kerja 2 terkait aspek keamanan kedua negara dan kawasan.
Dengan demikian, langkah yang harus ditempuh adalah membangun jaminan keamanan yang kredibel dan setara bagi kedua belah pihak melalui penghentian kekerasan dan pengakuan hak yang sama.
Baca Juga: TNI Perkuat Satgas Yonmek XXIII-S UNIFIL dengan 11 HMLTV
Ia juga menekankan pentingnya memberdayakan Otoritas Palestina untuk mengelola keamanan secara independen dan sepenuhnya memikul tanggung jawab di Gaza dan Tepi Barat, dengan tujuan mendorong penyatuan seluruh otoritas Palestina di bawah satu pemerintahan nasional yang sah dan demokratis.
“Indonesia mendesak negara dan pemimpin lain untuk memanfaatkan momentum ini menuju tujuan kita, yaitu solusi dua negara," pungkasnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































